An initiative of :



Stichting Food-Info



Food-Info.net> Keamanan Pangan > Virus

Virus hepatitis A

Karakteristik umum

Virus hepatitis A (HAV) diklasifikasikan bersama dengan kelompok enterovirus dalam famili Picornaviridae . Banyak jenis picornavirus yang lain juga menyebabkan penyakit pada manusia, termasuk virus-virus polio, coxsackie, echovirus, and rhinovirus (virus penyebab sakit flu).

Istilah hepatitis A (HA) atau hepatitis viral tipe A telah menggantikan istilah-istilah lama: hepatitis infektif, hepatitis epidemik, penyakit kuning epidemik, penyakit kuning catarrhal , penyakit kuning menular, penyakit Botkins ( Botkins disease ), dan hepatitis MS-1.

Gejala-gejala penyakit

Hepatitis A biasanya merupakan penyakit ringan dengan gejala tiba-tiba demam, lemas, hilangnya nafsu makan, dan rasa tidak nyaman di perut, yang beberapa hari kemudian diikuti gejala kuning pada mata dan kulit. Dosis infektif belum diketahui, tetapi diduga antara 10-100 partikel virus.

Masa inkubasi untuk hepatitis A, yang bervariasi antara 10 sampai 50 hari (dengan rata-rata 30 hari), tergantung pada jumlah partikel virus infektif yang dikonsumsi. Apabila partikel virus yang menginfeksi sangat sedikit, masa inkubasinya akan lebih lama. Masa penularan berlangsung sejak awal masa inkubasi hingga sekitar seminggu setelah gejala kuning. Bahaya terbesar penularan penyakit ini ke orang lain terjadi pada pertengahan masa inkubasi, jauh sebelum munculnya gejala-gejala awal.

Banyak infeksi HAV tidak menimbulkan penyakit, terutama pada anak-anak. Apabila timbul penyakit, biasanya ringan dan dapat sembuh dengan sempurna dalam waktu 1-2 minggu.

Kadang-kadang, gejala-gejalanya parah dan proses penyembuhannya memerlukan waktu beberapa bulan. Pasien mengalami rasa lelah secara terus menerus selama masa penyembuhan, dan ketidakmampuan mereka untuk bekerja dapat menyebabkan kerugian keuangan. Kurang dari 0.4% kasus yang dilaporkan bersifat fatal. Kematian yang jarang terjadi ini biasanya terjadi pada orang-orang tua.

Diagnosis

Hepatitis A didiagnosis dengan menganalisis IgM-class anti-HAV dalam serum darah selama masa akut atau awal masa penyembuhan penyakit ini. Paket komersial untuk diagnosis Hepatitis A juga tersedia.

Makanan terkait

HAV diekskresikan dalam kotoran orang yang terinfeksi dan dapat menyebabkan penyakit apabila individu yang rentan mengkonsumsi air atau makanan yang terkontaminasi.

Makanan dingin dan roti isi, buah dan sari buah, susu dan produk susu, sayuran, salad, kerang, dan minuman dengan es seringkali terkait dengan kasus hepatitis A. Air, kerang, dan salad paling sering menjadi perantara virus ini. Sering juga terjadi kontaminasi makanan oleh pekerja pabrik pengolah makanan atau pekerja di rumah makan.

Pencegahan

Penyakit ini dapat dicegah dengan penanganan makanan secara higienis dan pemanasan makanan secara merata (di atas 80°C).

Populasi rentan

Semua orang yang menelan virus dan tidak terlindung sistem kekebalan terhadap virus ini, rentan terhadap infeksi virus Hepatitis A. Namun, penyakit ini lebih sering menyerang orang dewasa dibandingkan anak-anak.

Sumber:

The bad bug book : http://www.cfsan.fda.gov/~mow/intro.html

 

 



European Masters Degree in Food Studies - an Educational Journey


Master in Food Safety Law



Food-Info.net is an initiative of Stichting Food-Info, The Netherlands

Free counters!